Nissan GT-R Spec V


Si Beringas lahir kembali. Ajang Tokyo Auto Salon, Januari lalu memperlihatkan karakter Nissan GT-R Spec V. Perlu adrenalin berlebih untuk menikmati GT-R Spec V agar performa aslinya keluar. Dirasa masih kurang, Nissan Motor Ltd, Jepang memodifikasi secara resmi agar sportcar yang banyak dipakai drifting ini tampil lebih segar. Saking spesialnya, GT-R Spec V hanya dijual di 7 dealer Jepang yang ditunjuk langsung oleh Nissan Motor.

Walau tanpa ubahan di sektor mesin, namun Nissan membuat program diet ketat dan pembenahan bagian suspensi. Prinsipnya, dengan mengurangi bobot tentu mesin tak perlu susah payah membawa beban berat kan. Kali ini Nissan mengincar pembeli yang menginginkan rasa mobil balap, namun tetap memenuhi asas legalitas jalan raya. Total sekitar 100 kg hilang dibanding GT-R standar. Angka yang cukup baik mengingat dengan beban sebesar itu bisa mempengaruhi waktu hingga beberapa detik saat berlaga di sirkuit.

Mesin sangar VR38DETT berkapasitas 3.799 cc dilengkapi turbo ganda sudah dirasa mencukupi. Part baru yang terpasang ialah exhaust system yang kini terbuat dari titanium. Namun, ada trik tersembunyi saat turbo nge-boost. Pada dasbor kini tersedia tombol manual untuk ekstra boost yang akan menambah torsi. Selama 80 detik, tubuh pengemudi tersandar di jok oleh dorongan 480 dk dari mesin yang kemudian akan non-aktif dengan sendirinya.


Kemungkinan ini bertujuan agar komponen mesin tetap awet. Apalagi merasakan torsi sebesar 580 Nm di putaran mesin 3.200 rpm saat berakselerasi di tarikan awal. Hasil tenaganya tersalur keseluruh roda lewat transmisi otomatis GR6, 6 percepatan yang dilengkapi kopling ganda. Efeknya tentu tak ada lagi gejala hilang tenaga atau putaran mesin yang menurun saat perpindahan gigi.


Mengemudikan sport car pasti memerlukan suspensi mumpuni. Sistem suspensi independent double wishbone di depan, dan independent multilink di belakang masih sama. Hanya saja sekarang terpasang sokbreker adjustable Bilstein dengan karakter yang lebih agresif. Rasa berkendara dipastikan lebih kaku khas sportcar. Tak perlu ragu pula membejek GT-R Spec V karena tersedia rem baru dari bahan karbon keramik berdiameter 390 mm di depan, dan 380 mm di belakang. Bahan keramik yang dipakai membuat rem tak akan kehilangan performanya saat dipaksa bekerja ekstra keras.


Jok depan model bucket juga dari Kevlar buatan Recaro yang sudah enteng, terbantu dengan hilangnya jok belakang. Sekarang tak bisa lagi mengajak lebih dari 1 teman untuk bergaul. Kini hanya terlihat penutup jok dari bahan kulit. Kevlar juga menghiasi bagian seperti konsol penyimpanan di belakang tengah, panel instrument, dan trim pintu. Terasa pas saat menikmati aura kencang dibalik setir.

Ciri khas lain dari GT-R Spec V adalah bagian rodanya. Nissan Motorsport (Nismo) bekerja sama dengan Rays Engineering, membuat pelek racing 20 inci yang khusus hanya terpasang di GT-R Spec V. Dibalut ban Bridgestone Potenza RE070R run-flat tires ukuran 255/40ZRF20 untuk depan, dan 285/35ZRF20 di belakang, menjamin handling stabil kala menikung.

Salah satu yang menjadi kekurangannya mungkin ada di harganya. Dilepas sekitar Rp 2 Miliar di Jepang, GT-R Spec V lebih mahal hampir 2 kali lipat dari GT-R standar. Dengan perbedaan di bagian interior, eksterior dan kaki-kaki. Sepintas GT-R Spec V hampir tak memberikan perbedaan mencolok. Namun untuk sebuah sport car, GT-R Spec V menjanjikan kenikmatan berkendara!


Kendati krisis ekonomi melanda industri otomotif, ternyata produsen mobil terus saja menawarkan mobil supermahal dan diproduksi dalam jumlah terbatas. Paling akhir adalah dari Mercedes-Benz (MB).

Perusahaan mobil mewah terkenal asal Jerman itu kemarin baru saja merilis New SLR Stirling Moss: mobil superroadster tanpa atap, tanpa kaca depan, dan hanya bisa ditumpangi satu orang plus pengemudinya. Harganya 750.000 euro! Kalau dikonversi ke mata uang kita, nilai nominalnya menjadi Rp 11.687.508.732. Wuaaah...

Kalau sudah begini, dipastikan akan menggeser posisi Ferrari Enzo sebagai mobil nomor dua dari 10 mobil termahal di dunia saat ini.
Karena harganya supermahal itu, MB mengincar pembeli yang merupakan orang-orang superkaya, ‘gila’, dan punya nyali tancap gas, sekaligus ingin merasakan kecepatan mobil balap seperti Formula.

Hanya 75 Unit

Sebagai mobil supermahal, MB tidak membuat SLR Stirling Moss secara massal. Menurut perusahaan tersebut, mobil yang menggabungkan unsur desain klasik dan modern ini hanya akan diproduksi 75 unit. Tidak lebih! Pembuatannya dimulai Mei tahun depan atau diproduksi antara Juni dan Desember 2009. Berminat?
Bisa jadi muncul pertanyaan dari sebagian dari kita: Apanya sih yang membuat mobil ini dihargai begitu mahal?

Unsur yang menyebabkan mobil ini supermahal, antara lain, teknologi dan jumlahnya yang terbatas, nama Stirling Moss sebagai legenda balap, dan eksklusivitas di jajaran mobil super-elite.

Dari segi kemampuan, SLR Stirling Moss termasuk hebat. Sumber penggeraknya adalah mesin V8 yang menghasilkan tenaga 650 PS dengan kemampuan dikebut dari 0-100 km/jam hanya 3,5 detik. Tambahan lain, kecepatan tertingginya 350 km/jam.

MB sangat membanggakan SLR edisi khusus ini. Pasalnya, saat ini belum ada mobil produksi lain yang tampil dengan konsep seekstrem ini. Bagi MB, mobil ini dipersembahkan sekaligus menghormati prestasi hebat yang dicapai oleh pembalap legenda Inggris, Stirling Moss.

Kemenangan demi kemenangan yang diraih Stirling Moss—terutama pada 1955—menggunakan Mercy SLR. Bahkan dengan mobil tersebut, Stirling Moss sampai saat ini masih memegang rekor Mille Miglia dengan rekor waktu 10 jam 7 menit 48 detik.

Sebelumnya pada 1950, Mercy SLR300 juga memenangkan berbagai balapan, antara lain Eifel, Targa Florio, dan Tourist Trophy dengan ‘sopir’ tak kalah fenomenal, Manuel Fangio dan Karl Kling.

“New SLR Stirling Moss menggabungkan karakter SLR sekarang dengan kehebatan SLR 1955,” begitu umbar MB dalam rilisnya.

Bodi ‘Stand Slone’

Nilai sesungguhnya dari SLR baru ini adalah desainnya yang baru, teknologi yang inovatif, dan menggunakan material ‘highclass’. Silver Arrow baru tidak lagi dilengkapi atap dan kaca depan. Hanya ada dua deflektor angin dengan ketinggian beberapa sentimeter untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari terpaan udara saat meluncur pada kecepatan tinggi, terutama di trek lurus.

Di belakang pengemudi dan penumpang ada dua corong udara yang disatukan pada bodi. Bagian ini ditugaskan sebagai pengaman atau roll bar. Dengan konsep ekstrem inilah MB berani mengatakan SLR Stirling Moss berbeda dibandingkan dengan mobil sport kelas atas atau elite lainnya.

Seluruh bodi SLR Stirling Moss dibuat dari serat karbon ringan dengan konsep desain “stand alone”. Para desainer MB yang dipercaya menangani mobil ini diminta fokus memperhatikan satu komponen saja sehingga diperoleh hasil kerja yang sempurna.

Jadi, wajar saja MB menggunakan mobil ini sebagai simbol status, gengsi sebagai produsen mobil hebat di dunia, karena bagaimanapun, SLR yang mereka buat pada 1950-an, sekarang masih dianggap sebagai ikon oleh para desainer mobil dunia.

SLR Stirling Moss dirancang dengan bentuk panah, kap mesin yang panjang, dan bagian belakang yang berotot. Karena tidak ada kaca depan, eksterior dan interior jadi menyatu. Kap mesin juga menjadi bagian interior. Sosok mobil ini tampak ramping. Bahkan ketika diam, mobil sport ini memancarkan dinamika sport yang sangat kuat.

Ditambahkan oleh MB, mobil ini mengabungkan gaya tradisional dan modern. Sayap dengan kontur bertenaga. Juga ada ‘insang’ ventilasi yang dicat hitam berada di bodi samping, sedangkan kap mesin dirancang untuk menampilkan kembali sosok legenda SLR ‘jadul’.

Penampilan lampu dengan teknologi masa kini digabungkan dengan garis-garis ekpresif untuk menambah kesan dinamis. Skirt samping dipasang pada posisi sangat tinggi, sedangkan kedua pintu membuka dengan bergerak ke arah depan.

Perlengkapan tambahan mobil ini dua tonneau (dibaca: ta’-no) untuk menutup kabin pengemudi dan penumpangnnya. Bila tidak digunakan, tonneau disimpan di bagasi. Cukup menarik, ketika kedua tonneau dipasang dan pintu ditutup, SLR Stirling Moss adalah sosok atau sebuah karya seni ukur yang hebat.

Menjaga keaslian

Untuk menjaga eksterior tetap asli, interior dibiarkan terbuka dan tidak banyak pernak-perniknya. Permukaan yang menonjol pada panel instrumen dan pintu dibuat dengan daya tarik khas untuk menciptakan resonansi kesempurnaan.

Materi yang digunakan juga berkualitas tinggi, antara lain serat karbon, aluminium, dan kulit. Pelat aluminium digunakan untuk mencantumkan tanda tangan Stirling Moss yang dibuat dengan seni ukir tingkat tinggi dan ditaruh pada panel tuas transmisi.

Konsep lain yang diaplikasikan adalah aerodinamika dengan kolong tertutup dan difuser di bumper belakang. Difuser dimanfaatkan untuk memperoleh downforce atau daya cengkeram ban secara maksimum pada permukaan jalan. Khusus untuk Stirling Moss, ukuran difuser-nya lebih besar.

Untuk memastikan rem bekerja efektif, MB melengkapi SLR ini dengan rem angin (airbrake) yang dapat dioperasikan secara manual. Rem angin juga berfungsi menambah daya pengereman bila mobil melaju di atas 120 km/jam sekaligus bertugas menjaga stabilitas!


Nissan GT-R punya citra sendiri di kalangan pencinta mobil sport. Media Jepang memberinya label sebagai salah satu mobil sport paling mistis. Pasalnya, Honda dan Toyota tidak bisa mendekati daya tarik dan “keindahan” mobil ini.

Media khusus mobil Jepang menambahkan, Nissan GT-R tidak bisa lagi disebut sebagai mobil sport dalam keluarga Skyline. Mobil ini punya kelas sendiri dan menjadi ancaman supercar buatan Eropa.

Pernyataan itu sah-sah saja. Buktinya, meski versi terbaru Nissan GT-R belum dipasarkan di Eropa—diperkirakan musim semi tahun depan—tetapi konsep modifikasinya telah dirilis oleh Cobra Technology, Jerman.

Dua paket
Untuk ini, Cobra menawarkan dua paket performa mesin, yaitu 550 PS atau 620 PS. Keduanya dinamakan COBRA N+. Standar pabrik, tenaga mesin 485 PS dengan sistem penggerak 4 x 4 permanen.

Modifikasi ekstensif yang dilakukan divisi Cobra Technology & Lifestyle khusus untuk Nissan disebut COBRA N+. Hasil kilikan tahap pertama para insinyur Cobra terhadap mesin GT-R, tenaga meningkat menjadi 550 PS dan torsi 680 Nm.

Untuk mendapatkan hasil tersebut, komputer mesin diprogram ulang, tekanan turbo dinaikkan sampai 0,15 bar, saluran isap dimodifikasi dan harus menggunakan filter udara sport. Di samping itu juga digunakan sistem pembuangan COBRA N+ ‘free-flow’ yang dibuat dari stainless yang kuat plus katalis logam.

Dengan hasil modifikasi dari COBRA N+, GT-R akan mampu melalukan sprint dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,5 detik dan kecepatan tertinggi 320 km/jam.

Versi balap
Untuk versi balap, COBRA N+ mampu meningkatkan tenaga mesin sampai 620 PS dan torsi maksimal 800 Nm. Juga ada kilikan pada suspensi yang menghasilkan karakter sport. Penggantian lain adalah roda dan rem dari model untuk paling top dari GT-R. Untuk Cobra menggunakan velg khusus yang sangat ringan, 21 inci dan terpasang sempurna di dalam fender.

Pergantian komponen lain adalah kaliper rem dengan delapan piston, piringan rem berdiameter 405 mm pada roda depan. Suspensi dengan masih mengunakan koil dan mampu mengasilkan pengendalian yang sangat mantap dan dilengkapi dengan setelan ketinggian dan kekerasan peredaman.


Modifikasi atau custom versi Cobra dilengkapi dengan apron depan dan air dam yang besar. Komponen aerodinamis ini akan mengurangi gejala mobil ‘mengapung’ dan sekaligus membantu mendinginkan radiator dan rem depan.

Panel rocker memastikan udara mengalir optimal antara lengkungan roda depan dan belakang. Di belakang ditambahkan apron, difuser, dan airfoil berukuran besar. Tak kalah menarik adalah hiasan khusus COBRA N+ Speed dan Strip untuk meningkatkan aksentuasi mobil sport pada Nissan GT-R.

Untuk interior, ditawarkan dua opsi. Versi mewah, dengan jahitan khusus untuk jok dan pintu berupa kombinasi kulit kualitas tinggi dan Alcantra plus kokpit balap yang dibuat dari serat kabon, sabuk pengaman enam titik, dan pelindung roll-bar.


Sekalipun lagi diterpa badai kesulitan dana, Ford meluncurkan Focus RS 2009. Menariknya, sedan yang jadi andalan di ajang reli dunia ini diproduksi beberapa bulan setelah konsepnya pertama kali dipajang di British Motor Show.

Dari segi tampilan, sedan hatchback ini memiliki beberapa perbedaan dengan Focus generasi sebelumnya. Eksteriornya tampak lebih sporty dengan gril berkelir hitam dan di bawahnya rongga udara yang besar.


Pada bagian belakang, sayap mengadopsi dari mobil reli, hanya ukurannya lebih kecil. Terus, pada bagian bawah terdapat diffuser yang ujung kiri dan kanannya mencuat knalpot. Tampilan kian gagah didukung keempat roda menggunakan velg 19 inci.

Sementara itu di interior, kesan sedan sport sangat kental berkat kedua jok depan semi-backet dari Recaro ditambah panel di dasbor bernuansa serat karbon serta tongkat persneling dari aluminium.

Bagaimana dengan tenaga? Ford Focus RS ini bermesin 2.500 cc 5 silinder dilengkapi turbocharger dan mempunyai tenaga maksimum 296 dk. Dari hasil tes, kecepatan maksimum bisa mencapai 257 km/jam. Dan untuk akselerasi dari 0 sampai 100 km/jam ditempuh hanya 5,9 detik.

Layaknya sebuah mobil sport, Focus ini juga memakai limited-slid differential, dibekali suspensi sport, dan perangkat rem yang mumpuni mengingat tenaga mobil yang besar.

Untuk di Inggris, Focus RS 2009 ini sudah mendapat order sekitar 1.500 unit dan harga satu unitnya sekitar Rp 400 juta (25.000 pound dengan kurs Rp 16.000).

Honda Civic Mugen RR 2008 yang kemunculan pertamanya di Tokyo Motor Show 2007, kini bisa dilihat langsung di Indonesia. Si pemilik tak mau disebutkan namanya, dan kehadirannya di tanah air ini pun sudah tidak dalam kondisi standar. Paket aerodinamis dari Mugen sudah membaluti seluruh bodi sedan yang hanya diproduksi 300 unit di seluruh dunia ini.


Coba cermati betul bagian depannya. Mulai dari bumper depan dan kap mesin mobil seharga 30.750 dolar AS ini bermaterialkan serat karbon beneran, lho. Dengan air dam superlebar dan air scoop pada engine hood menambah citra sedan ini racing tulen.

Itu beru depan! Mari kita pindah ke belakang. Bokong Red Bold Geisha yang semok menjadi perhatian. Sayap superlebar juga bermaterial serat karbon, bukan sekedar gaya. Jelas, desainnya itu berpengaruh pada daya cengkeram yang dikolerasi dengan rear air diffuser, sehingga menjadi stabil.

Makin sangarnya, pemakaian knalpot ganda dari Mugen yang berdiameter 5 inci membuat suara Geisha kian sangar dan memacu adrenalin. Lalu, perhatikan lampu stop yang menyatu dengan rear air diffuser. Lampu LED yang diaplikasi dari Civic Mugen RR ini mengadopsi teknologi F1. Kalau dihitung terdapat sekitar 42 lampu LED.

Mugen sengaja mengaplikasi lampu stop ala F1, selain menegaskan aura sedan kencang, tuner yang bermarkas di Saitama, Tokyo juga mengutamakan safety. Boleh ditiru oleh para pemodifikasi domistik.

Bodi sudah dipermak bahkan kesan sedan kencang pun sudah ditonjolkan. Bagaimana dengan mesinnya? Aroma mobil balap terpancar begitu kap mesin dibuka. Ternyata, nggak cuma bodi yang dibaluti serat karbon, tapi juga dapur pacunya.

Kalau mau dibandingkan dengan FD2 konvensional, punya Mugen ini jauh lebih dahsyat.
Paket porting dan polishing, camshaft racing, header, muffler serta ECU oleh Mugen membuat mesin yang memiliki torsi 218Nm/7.000 rpm bisa dibejek sampai 200 km/jam dengan mudah.

Karena tenaga dapur pacu sudah didongkrak, mau tak mau suspensi juga dibenahi agar kala manuver di tikungan tetap stabil. Mugen memasok sistem suspensi yang mampu meredam keganasan Geisha.

Saat diajak bermanuver, pengemudi sangat yakin bisa membetot tenaga Civic ini. Keyakinan ini didukung faktor safety yang bagus, terutama dari jok Mugen yang terbuat dari bahan serat karbon dengan desain racing.Plus sistem penghenti laju yang ditanam dari merek Brembo.


HONDA CBR 1000RR ABS merupakan penerus CBR 600RR yang juga telah menggunakan sistem rem Anti-lock Breaking Sistem (ABS). Sebuah sistem yang dikontrol secara elektronik sehingga roda tidak mengunci ketika di rem mendadak.

Biasanya sistem ini diterapkan pada mobil. Karena itu Honda mengklaim sistem ini merupakan aplikasi terbaik untuk piranti balapan. Berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan sejumlah pembalap profesional Honda, sistem ABS ini perlu disempurnakan. Karenanya diharapkan CBR 1000RR ini bisa menjawab hal itu.

Generasi terbaru CBR ini dibuat dalam rangka perayaan 50 tahun Honda racing. Namun demikian belum jelas mengenai spesifikasi motor ini. Bisa jadi sama dengan saudaranya 600RR ABS.

Honda menyediakan beberapa tipe CBR 1000RR ABS, yakni HRC Edition dan Repsol Race Replica Edition.

Tahun 2008 ini, media Fastest Car membuat data mobil-mobil termahal. Dari banyak mobil yang telah diteliti, terpilih 5 mobil paling mahal sedunia, dengan puncaknya sebuah mobil Bugatti Veyron 16.4 berharga USD 2 juta atau nyaris Rp 20 miliar. Berikut daftar kelima mobil termahal tersebut.


1. Bugatti Veyron 16.4 Pur Sang
Mobil ini diproduksi oleh salah satu anak usaha Volkswagen Group dan juga pemegang rekor mobil tercepat di dunia. Nama Veyron diambil darai nama pembalap Prancis Pierre Veyron yang pada tahun 1939 memenangi ajang balap 24 Hours of Le Mans. Badan mobil ini terbuat dari serat karbon. Hebatnya, Bugatti membiarkannya tanpa cat, hanya dilapisi alumunium yang menjadi mantel luarnya. Bugatti hanya memproduksi mobilnya ini 5 buah.
Harga : USD 2.000.000 atau sekitar Rp 19,8 miliar.
Tenaga mesin : 1001 hp
Akselerasi ke 60 mil : 2,5 detik
Kecepatan tertinggi : 412 km/jam

2. Lamborghini Reventon

Nama Reventon diambil dari nama banteng jagoan milik keluarga Don Rodriguez yang menguasai arena adu banteng di Spanyol pada era 1940-an. Pilihan yang mungkin tak salah. Dari sisi performa, Lamborghini ini memang jagoan selain eksklusif tentunya, karena hanya dibuat 20 biji untuk seluruh dunia.
Harga : USD 1.400.000 atau Rp 13,7 miliar
Tenaga mesin : 650 hp
Akselerasi ke 60 mil : 3,4 detik
Kecepatan tertinggi : 340 km/jam

3. Koenigsegg CCX
CCX adalah pengembangan dari model CC8S dan CCR. Rangka berikut badannya terbuat dari fiber karbon dengan berat tottal 1,1 ton. Desain Koenissegg CCX sudah menampilkan citra mobil modern
Harga : USD 695.000 atau Rp 6,8 miliar
Tenaga mesin : 850 hp
Akselerasi ke 60 mil : 3,2 detik
Kecepatan tertinggi : 395 km/jam

4. SSC Ultimate Aero
Mobil ini luar biasa dari sisi mesin. Dengan berat setara dengan VW Beetle, SSC Ultimate Aero dilengkapi dengan mesin 1183 hp V8. Dengan mesin seperti itu, mobil ini memegang rekor mesin mobil dengan tenaga terbesar (dalam batas legal emisi) di dunia. Kelemahan dari sisi desain yang terkesan jadul, bisa lah diabaikan.
Harga : USD 675.000 atau Rp 6,6 miliar
Tenaga mesin : 1183 hp
Akselerasi ke 60 mil : 2,8 detik
Kecepatan tertinggi : 400 km/jam

5. Spyker C12 Zagato
Mobil ini cuma dibuat 24 unit di seluruh dunia. Mobil ini mengawinkan dua nama besar dalam dunia otomotif, grup desain Zagato dan pembuat sassis jempolan C12. Spyker C12 Zagato menampilkan kesan tajam dan aerodinamis dari semua sudut.
Harga : USD 650.000 atau Rp 6,3 miliar
Tenaga Mesin : 500 hp
Akselerasi ke 60 mil : 3,8 detik
Kecepatan tertinggi : 320 km/jam



Tak hanya Ferrari California yang habis dipesan, lebih dari 100 orang juga telah mengajukan pemesanan mobil termahal di dunia Aston Martin One-77. Padahal Aston hanya memproduksinya sebanyak 77 unit, sesuai dengan namanya.


Kondisi ini semakin membuktikan bahwa, krisis keuangan tak mempengaruhi kalangan elit untuk memiliki mobil-mobil yang tak hanya salah satu tercepat yang pernah diproduksi secara masal, namun juga termahal.

Mobil yang mampu melahap kecepatan hingga 320 km/jam ini, dibanderol dengan harga 1,2 juta poundsterling atau sekira Rp20,5 miliar (1 poundsterling = Rp17.127). Angka ini menempatkanya sebagai mobil sport versi produksi masal termahal di dunia saat ini. Aston Martin One-77 mengalahkan Bugatti Veyron yang dipasarkan seharga 800.000 poundsterling atau sekira Rp13,68 miliar.

"Permintaan yang banyak ini mengejutkan kami," ungkap Marek Reichmann, pimpinan tim desain Aston Martin seperti dikutip harian The Sun. One-77 dilengkapi dengan mesin 7.0 liter V12 dengan sasis serat karbon dan bodi alumunium. Material ringan tersebut, turut menyumbang kemampuan akselerasinya.

Menurut pihak Aston, mobil yang diluncurkan pada Paris Motor Show 2008 ini, akan dikirimkan kepada konsumen yang telah membayar deposit sebesar 200.000 poundsterling. Pengiriman akan dilakukan mulai musim gugur tahun depan.

Nampaknya Aston ketiban untung dengan penamaan One-77. Menurut Reichman, penyematan 77 tak memiliki arti yang mendalam. Saat menamakan, Aston hanya yakin bahwa 77 merupakan angka kembar yang menguntungkan.



Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Blogger Template by Blogcrowds