Namanya M1030-M2. Aneh memang, karena motor ini bukan kendaraan biasa melainkan ditakdirkan sebagai alat militer.

Sebagai motor militer, tentu kuda besi ini didesain memiliki kekuatan yang diatas rata-rata motor pada umumnya.


Dan uniknya, motor tersebut juga sanggup meminum tujuh jenis bahan bakar berbeda. Motor ini bisa diisi dengan bahan bakar jenis Solar, BioFuel, Aviation, atau empat bahan bakar lain yang biasanya digunakan pada kendaraan militer pada umumnya.

"Motor juga bisa melintasi genangan air hingga kedalaman 60 cm dan bila tanki bahan bakar terisi penuh maka sanggup menggerakkan kendaraan sejauh hampir 500 km," tulis Motorcyclenews, Rabu (11/8/2010).

Hayes Diversified Technologies Inc selaku pihak pengembang mengklaim M1030 merupakan trobosan dalam teknologi kendaraan militer.

Urusan mesin, motor militer ini dibekali jeroan berkapasitas silinder 670 4 silinder yang sanggup menciptakan tenaga sebesar 33 bhp. Ketika gas diputar penuh, maka motor mampu mencapai kecepatan maksimum 150 km/jam.

Dengan perkiraan harga mencapai Rp165 juta, para tentara bayaran dan pasukan khusus militer berharap untuk bisa memiliki motor tersebut dengan perubahan bagian body yang menggunakan baja.

Belakangan ini Eropa banyak dibanjiri motor-motor sport touring berkapasitas mesin diatas 800 cc. Segala fitur sudah disematkan.

Namun rupanya beberapa publik di benua itu tidak bisa melupakan legenda motor sport touring yang pernah berjaya dimasa lampau.

Model-model motor seperti ini pun dianggap masih menjadi pilihan bikers di London, Inggris. Ini terbukti dari survey yang dilakukan Motorcyclenews (MCN) terhadap 1200 bikers tetang motor sport touring jadul apa yang dianggap masih patut diperhitungkan hingga saat ini.

Berikut daftar 10 motor sport touring dengan mesin berkapasitas diatas 800 cc terbaik versi MCN:

1. Honda Blackbird
Sempat booming di era 1997-an, motor lansiran Honda ini dulunya begitu digilai bikers Eropa terutama di Inggris. Bukan tanpa alasan, mengingat motor Negeri Samurai ini dibekali mesin 1.137 cc bertenaga 164 bhp dengan torsi 88 lbft. Di eranya, Blackbird sanggup digeber hingga 284 km/jam.

2. Honda CBF-1000
Usianya belum terlalu uzur, mengingat Honda remi merilis CBF-1000 pada 2006 silam. Dengan kapasitas dapur pacu 998 cc bertenaga 97 bhp dengan torsi 69 lbft, motor sport touring ini dianggap masih cukup layak digeber di jalan raya.

3. Honda VFR750
Pada rentang 1994-1998, sport touring berlambang sayap ini cukup digilai bikers di London. Karenanya tak salah bila hingga saat ini motor tersebut masih menjadi pilihan banyak penyuka motor gede (moge). Dengan mesin 749 cc, VFR750 bisa menghasilkan daya 100 bhp dengan torsi 54 lbft.

4. Triumph Sprint RS
Muncul pada 1999, motor bermesin 955 cc dengan tenaga 118 bhp ini masih menjadi pilihan sejumlah bikers di Inggris hingga sekarang.

5. Yamaha Thunderace

Bermodal mesin dengan kapasitas 1.002 cc, Thunderace sempat berjaya di era 1996. Tetapi semburan tenaganya yang mencapai 145 bhp dan mampu digas pol hingga kecepatan 265 kpj Thunderace masih menjadi favorit hingga saat ini.

6. Kawasaki ZZR1200
Muncul di 2002, usia ZZR1200 memang mzsih tergolong muda. Karenanya tak heran mesin 1.164 cc yang bisa meloncatkan penunggangnya hingga kecepatan 281 km/jam itu masih membuat banyak biker kepincut.

7. Honda VFR800 V-TEC
Populasinya memang tidak cukup signifikan, tapi dengan mesin 781 cc bertenaga 107 bhp, VFR800 V-Tec dianggap masih mumpuni untuk aksi liar di jalan raya.

8. Honda VFR800i
Lagi-lagi motor sport Honda masih dianggap memiliki kinerja yang lebih dari cukup untuk sebuah sport touring. Dan model lain dari VFR ini juga menjadi pilihan bikers versi MCN.

9. Triumph Sprint ST
Berjaya di era 1998, motor sport touring dari Triumph ini masih banyak diminati oleh kalangan penggemar roda dua di Inggris.

10. Suzuki GSF1200 Bandit
Inilah satu-satunya motor sport touring dari Suzuki yang dianggap masih cukup kredibel dipacu di jalan raya meski sudah muncul sejak 1996.

Selain menggunakan gear set blade, bisa jg menggunakan gear set dari supra fit. supra x disini bukan supra x yg model baru melainkan supra fit yg bodynya itu mirip dengan supra X dan yg menggunakan 2 lampu utama.
untuk rantai jg bisa menggunakan rantai ori dan 3rd (DID, TK racing, Daytona, AQ, dll)


berikut gambar setelah pemasangan di motor
Gir baru

Untuk para pemakai Supra x 125 yang ingin mengganti gear set standar ukuran 14/15 menjadi gear set blade dengan ukuran 15/37 bisa langsung plug n play.
tapi ketika membeli gear set blade tersebut, jangan membeli per paket gear set (gear depan, gear belakang dan rantai) karena rantai blade tersebut tidak bisa langsung dipakai untuk supra x 125 dikarenakan terlalu pendek. so hal ini bisa disiasati dengan memakai rantai ori supra x 125 atupun rantai dari 3rd party seperti TK racing, DID, Daytona, dll yang penting panjang rantai tersebut haruslah 104

berikut harga gear depan dan belakang blade
Gear 14 Blade = [B]IDR35500[/B]
Gear 37 Blade = [B]IDR85000[/B]
Rante TK (420H; Panjang 104) = [B]IDR62500[/B]





artikel ini saya dapatkan dari forum roda 2 kaskus

http://www.kaskus.us/showpost.php?p=217826168&postcount=1172


thanks to bro NewMucay

Audi sepertinya ikut meramaikan munculnya mobil listrik di Frankfurt Motor Show 2009 yang sedang berlangsung. Dijuluki Audi e-tron yang mengambil basis dari R8, mobil ini bisa jadi satu – satunya supercar yang ditenagai motor listrik saat ini.

Jangan takut dengan tenaganya, karena mobil ini memiliki motor listrik sebanyak 4 buah! Dua motor listrik diletakkan di poros roda depan dan dua lagi di belakang, mampu menghasilkan tenaga sampai 230kW (313hp) dan torsi maksimum mencapai 4500 Nm.

Dengan tenaga sebesar itu, mampu membuat Audi e-tron berakselerasi dari 0 – 100 km/jam hanya dalam 4,8 detik dan dari 60 – 120 km/jam dalam waktu 4,1 detik. Ini bukti dari Audi kalau motor listrik juga mampu beraksi layaknya mesin konvensional.

Tenaga itu berasal dari energy listrik yang disimpan dalam baterai lithium-ion yang berkapasitas hingga 42,4 kW dan mampu memberikan supply energy hingga mobil berjalan sejauh 248 kilometer. Posisi baterai diletakkan tepat dibelakang kabin untuk mencapai titik gravitasi yang optimal.

Sistem kemudi, perangkat elektronik dan kondisi baterai selalu dipantau oleh innovative thermal management system milik Audi sehingga suhunya dapat terus dijaga. Begitupun dengan kondisi interior, Audi menempatkan heat pump yang dapat mengkondisikan suhu dalam interior tetap normal.

Eksterior tidak luput dari sentuhan, seluruh lampunya mengadopsi teknologi LED dengan efisiensi tinggi. Tidak hanya sekedar menyala, system lampunya memiliki manajemen sendiri yang dapat mengatur intensitas cahaya lampu sesuai keadaan lalu lintas, peta, cuaca atau bahkan adanya kabut.

Tidak hanya sampai disitu, melalu mobil ini Audi juga mencoba mengembangkan system komunikasi antar kendaraan. Komunikasi ini diciptakan melalui beberapa sensor, bantuan satelit sehingga bisa membaca kondisi lalu lintas dan membantu pengendara mengindar dari kecelakaan.



Salah satu supercar dari Lamborghini yaitu Reventon akan mendapat varian terbaru, yaitu Reventon Roadster. Mobil ini akan dipamerkan di Frankfurt Motor Show 2009 dan akan menemani banyak supercar lain yang juga akan hadir di pameran ini.

Bentuk fisiknya serupa dengan Reventon standar yang dipamerkan di pameran yang sama dua tahun yang lalu. Namun kini supercar buatan pabrikan asal Italia ini tampil topless, tanpa atap diatas menjadikan pengendara bisa merasakan hembusan angin kencang.

Sangat mudah untuk mendapatkan hembusan angin tersebut di mobil ini karena mesinnya berkapasitas 6500 cc berkonfigurasi V12. Menghasilkan tenaga yang juga super sebesar 650 hp dan torsi maksimum mencapai 660 Nm.

Tenaganya disalurkan melalui transmisi 6 percepatan e-gear dan berpenggerak all wheel drive. Hasilnya mobil ini mampu berakselerasi dari 0 – 100 km/jam hanya dalam 3,4 detik dan bisa melaju dengan kecepatan maksimum sampai 304 km/jam.

Seperti pendahulunya, Reventon Roadster ini juga akan diproduksi terbatas, hanya 20 unit saja! Harganya juga luar biasa, sekitar US$1,75 juta.


Subaru merupakan salah satu ikon dalam kejuaraan reli dunia (WRC). Makanya banyak orang terkejut ketika tim pabrikan ini mengundurkan diri dari WRC akhir kompetisi 2008. Meski begitu, Fuji Heavy Industries Ltd. sebagai induk perusahaan Subaru, sepertinya tetap ingin produknya berada di jalur sport dengan meluncurkan mobil untuk jalan raya Subaru WRX STI Spec C.

Mobil anyar yang memiliki berbagai perubahan ini menambah jajaran model WRX STI. Basisnya dibuat dari Impreza WRX STI, tak heran jika sepintas bentuknya pun mirip. Mobil hatchback ini juga diyakini sangat menjanjikan saat dikendarai layaknya mobil yang dipakai di reli.

SEMBILAN RATUS UNIT

Sama-sama menggendong mesin horizontally-opposed 2.000 cc, 4 silinder DOHC 16 katup turbo. Mesin spek C ini diyakini lebih lembut, memberikan respons lebih cepat dan meningkatkan kemampuan berakselerasi. Mobil ini menonjolkan peningkatan tenaga, performa sasis dan bodi ringan (berkurang sekitar 70 kg).

Bodi ringan diperoleh dari pemakaian kap mesin aluminium, aki ukuran kecil, jendela depan dan samping laminar glass. Dari segi kemampuan, pemakaian ECU baru dan turbocharger desain baru yang mengadopsi ball bearing pada turbine axle bearing, membuat mesin spek C mampu menggenjot torsi ke 422 Nm dan menghasilkan tenaga hingga 304 dk.

Perubahan lain, desain suspensi depan dan belakang, meningkatkan kekerasan bodi serta sasisnya memberikan kestabilan. Penggantian limited slip differential (LSD) belakang dari model standar ke tipe mekanik, dimaksudkan untuk mendapatkan tenaga traksi terus-menerus selama menikung.

Yang juga membuat penampilan WRX STI Spec C ini berbeda, pemakaian pelek berbahan alloy 18 inci desain baru yang ringan (tersedia juga ukuran 17 inci), kaliper rem Brembo berwarna emas yang jadi perlengkapan standar, jok depan dibalut bahan standar dengan jahitan merah dan jok kulit Recaro sebagai opsional.

WRX STI Spec C yang mulai dijual di Jepang, Juli lalu, selain punya warna biru yang jadi ciri khasnya di reli, juga memperkenalkan dua kelir baru: pure white dan sunrise yellow.

Mobil yang sudah ada di pasar domestik Jepang sejak Juli ini, hanya diproduksi 900 unit. Namun harganya belum diketahui, juga belum ada informasi kapan akan dilaunnching untuk pasar lain.


McLaren yang lebih dikenal sebagai tim balap di F1 dan beberapa seri balap lainnya dengan ambisisus meluncurkan divisi yang terpisah untuk membangun sebuah mobil super, ini untuk menandingi rival mereka Ferrari. Dan inilah gambar supercar terbaru mereka yang dinamai MP4-12C!

Mobil ini dikembangkan dari beberapa teknologi terbaru di Formula 1 dan dibangun dengan bobot super-ringan. Seluruh bodinya terbuat dari carbon-fiber dan komposit. Menjadikannya ini salah satu supercar termahal, bahkan lebih mahal dari Ferrari 458 Italia atau Lamborghini LP560-4.

Mesinnya berkapasitas 3800cc V8 twin turbo dan menghasilkan tenaga sebesar 600hp. McLaren sendiri mengklaim inilah supercar dengan tingkat rasio tenaga berbanding emisi yang paling baik.

Dan seluruh bagian McLaren MP4-12C ini termasuk mesin, sasis dan bodi adalah murni 100% buatan McLaren tanpa campur tangan pihak lain.

Mobil ini didesain sedemikian rupa sehingga menyumbang gaya downforce yang besar, sehingga grip dan stabilitas mobil terjaga dengan baik.

Desain yang meruncing juga dibantu oleh penempatan radiator yang tidak lagi berada di moncong mobil, akibatnya harus ada lubang angin besar di kanan kiri mobil untuk memberi hawa segar ke pendingin mesin tersebut.

“Dengan MP4-12C kami berhasrat untuk memberikan mobil terbaik di kelas supercar ini. Filosofi kami adalah membawa seluruh inovasi dan engineering terbaik untuk mencapai performa terbaik. Dan mobil ini adalah representasi dari supercar pertama McLaren,” ujar Ron Dennis, CEO dari McLaren Automotive Division.

McLaren sendiri akan memproduksi mobil ini sebanyak 1000 unit di 2011, sebagian untuk pasar Amerika dan Inggris sendiri sebagai tempat asal McLaren. Diperkirakan harganya mencapai 160 ribu poundsterling.



Ferrari memperkenalkan supecar terbarunya, yang diberi label 458 Italia. Mobil ini nantinya akan menggantikan posisi F430. Dari aspek mesin, desain, aerodinimka, pengendalian, instrumentasi dan ergonomik, 458 total baru. Lebih menarik lagi, teknologi mesin paling canggih dengan efisiensi kerja terbaik dari seluruh produk yang pernah dibuat oleh Ferrari.

Prestasi lain yang ditoreh Ferrari pada mobil ini adalah, konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Terakhir ini, tujuannya agar bisa mencapai standar CO2. Padahal, kapasitas dan tenaga yang dihasilkan mesin, lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, F340.

Para pengamat menilai, 458 Italia merupakan lompatan besar Ferrari dalam bidang teknologi otomotif. Terutama untuk mendapatkan performa dan standar emisi gas buang dalam sejarah perusahaan mobil kebanggaan Italia tersebut.

Sayap Aeroelastik
Penampilan 458 Italia sangat berbeda dengan pendahulunya. Dinilai lebih kompak dan praktis. Dimensinya: panjang 4.527mm, lebar 1.937mm dan tinggi 1.213. Jarak sumbu roda 2.650mm.

Hidung mobil dilengkapi dengan sayap kecil aeroelastik yang menghasilkan downforce (daya cengkeram), ketika mobil dikebut habis. Bentuk sayap kecil ini akan berubah sebila sesuai dengan kecepatan mobil. Pada kecepatan, aliran udara ke radiator dikurangi, sekaligus memperkecil hambatan angin. Dengan cara ini, daya cengkeram bisa dihasilkan sampai 140 kg pada kecepatan 200 km/jam.

Kemampuan Mesin
Menggunakan mesin V8, berkapasitas 4,5 liter yang mampu menghasilkan tenaga 570 PS (425 kW) dan torsi 540 Nm. Dengan tenaga dan torsi sebesar itu, 458 Italia bisa sprint dari 0–100 km/jam dalam waktu 3,4 detik. Tak kalah menggagumkan, bisa genjot sampai kecepatan top, 325 km/jam.

Mesin V8 ini merupakan produk pertama Ferrari yang menggunakan sistem injeksi langsung. Mesin ini dipasang di tengah- belakang. Ciri lain mesin, menggunakan piston kompresi tinggi. Gesekan pada jeroannya juga rendah. Inilah yang membuat mesin Ferrari terbaru ini irit namun responsif dibandingkan F340.

Berdasarkan rilis Ferrari, perbandingan kompresi mesin mencapai 12,5: 1. Mesin makin mantap kerjanya karena menggunakan poros engkol (kruk as) datar. Alhasilnya, tenaga maksimal dihasilkan pada @9.000 rpm. Atau untuk setiap liter mesin menghasilkan 125 PS (94 kW) per liter. Sedangkan torsi dihasilkan pada 6.000 rpm. 80 persen lebih dari torsi, tersedia pada putaran 3.250 rpm.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, digunakan transmisi 7 kecepatan plus kopling ganda (dual-clutch). Transmisi ini sama dengan yang digunakan pada California.

Menurut Ferrari, kopling ganda dan injeksi langsung, menurunkan emisi CO2 menjadi 320 g/km. Sedangkan konsumsi bahan, 13,7 liter/100 km (7,2 km/liter). Hal ini juga diperoleh berkat turunnya bobot menjadi 1.380 kg karena menggunakan sasis dari aluminium. Distribusi 42 di depan dan 58 di belakang.

Fitur lainnya adalah sistem kontrol traksi dan E-Differential dan F1-Trac. Dengan teknologi, gejalan spin bisa dicegah. Menjadikan Ferrari benar-benar mantap diajak berakselerasi. Untuk suspensi, depan pakai double wishbone dan belakang multi-link.

Kontrol di Setir
Fitur inovatif dan dinilai sangat menarik adalah bentuk setir dan dashboard. Dalam hal ini, Ferrari memanfaatkan teknologi dan pengalamannya di F1. Hasilnya, sistem kontrol mobil bekerja dengan cepat dan presisi. Dijelaskan pula, keputusan Ferrari menggunakan sistem kontrol di setir berdasarkan masukan dari pembalap F1 mereka yang paling sukses, Michael Schumacher.

Dengan menggunakan ECU berkemampuan tinggi untuk mengontrol kerja ABS, jarak pengereman yang dihasilkan, dari 100–0 km/jam, 32,5 meter.

Dijelaskan pula, segmen konsumen 458 Italia berbeda dengan California. Bila California diciptakan bagi mereka yang menginginkan sportcar serbaguna, 458 Italia bagi mereka yang Cuma sekali-kali ingin menguji kemampuannya di trek dan lebih sering sebagai mobil harian.

Kendati sudah diperkenalkan kepada media, 458 Italia akan ditampilkan pertama kali di depan publik di Frankfurt Auto Show September mendatang. Sedangkan penjualan, baru dilakukan awal pertengahan tahun depan.


Untuk memperkuat posisinya di segmen hibrida yang saat ini masih kalah telak dibandingkan dengan Toyota melalui Prius, Honda melakukan diversifikasi produk. Kemaren produsen nomor dua Jepang itu mengumumkan akan menambah lagi model hibridanya pada Februari tahun depan.

Model terbaru hibrida tersebut adalah sport, CR-Z. Sebelumnya, selain Insight dan Honda Civic, Honda juga telah menawarakan hibrida untuk Fit (di Jepang) atau di Indonesia dikenal dengan Jazz. Fit hibirida sendiri akan dipasarkan sebelum akhir 2010 di negara Matahari Terbit tersebut.

Dengan tambahan dua model baru tesebut, jajaran produk Honda di segmen hibrida kompak makin banyak. Honda pun berharap bisa menjangkau berbagai rentang konsumen.

Untuk konsep teknologi hibrida, Honda mengusung teknologi yang disebutnya Intergrated Motor Assist (IMA). Sedangkan kompetitornya, Toyota mengusung Hybrid Synergy Drive (HSD) yang ternyata saat ini masih tetap nomor satu.

Juga diinformasikan, saat ini Honda sedangkan mengembangkan sistem hibrida baru untuk kendaraan berukuran menengah dan besar.

Selain itu, untuk memenuhi permintaan terhadap Insight, Honda meningkatkan produksi dengan memanfaatkan jalur produksi nomor 1 dan 3 pabriknya di Suzuka mulai pertengahan June lalu.

Informasi tambahan, Honda Sport CR-Z, dalam bentuk konsep diperkenalkan pertama kali di Tokyo Motor Show ke-40 pada 2007. Mobil ini akan menggunakan teknologi yang diklaim Honda lebih canggih dan mampu memberikan “keceriaan” saat dikebut dan juga ramah terhadap lingkungan.

Menghadapi kompetitor yang malah datang dari satu negara, rupanya membuat Honda gerah. Pabrikan Jepang ini sedang mempersiapkan motor sport baru VFR1200.

seperti dilansir dari situs Hellforleathermagazine, Senin (6/7/2009), perusahaan berlogo sayap ini berencana merilis VFR1200 pada musim gugur mendatang, dan mulai memasarkannya awal 2010.

Yang menarik dari motor sport ini adalah, dicangkokkannya teknologi Variable Cylinder Management System. sistem ini mengatur pasokan bahan bakar ke silinder sehingga konsumsi BBM bisa lebih sesuai dengan gaya mengemudi si biker. selain itu, motor juga diklaim lebih stabil meski digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di jalan raya.

"Dengan sistem ini, konsumsi bahan bakar bisa ditekan hingga 30 persen meski kapasitas mesin cukup besar," ujar Presiden Honda Takeo Fukui.

Karenanya, meski diklaim lebih irit BBM, tapi Honda VFR1200 mampu melesat 200 bhp. Ini dimungkinkan sebab VFR dibekali mesin 1.200 cc V4. Sedangkan kecepatan maksimum yang bisa dicapai VFR1200 yakni 300 km/jam.

"Motor ini akan jadi pilihan sempurna motor 4 silinder untuk penggunaan di jalan raya dan keperluan balap," tambah Senior Managing Director Honda Shigeru Takagi.

Sayangnya pihak Honda belum mengumumkan berapa harga yang dipatok untuk VFR1200 ini. Namun kehadirannya diperediksi bisa mengganggu Kawasaki 1400GTR dan Suzuki Hayabuza.


Di balapan MotoGP 2009, Valentino Rossi dengan Yamaha YZF-M1 masih merajai. Hal sama pada seri World Supersport (WSS), sudah menjalani seri ke-9 dari 14 seri yang direncanakan. Rider Carl Curtchlow asal Jerman pembesut Yamaha R6, masih jadi pimpinan sementara WSS 2009.

Selain dipakai buat balapan kelas internasional, Yamaha juga bikin versi untuk dipakai harian, lo. Salah satu line up andalannya, Yamaha R6. Walau gak ada ubahan radikal dengan R-Six 2008, tapi edisi 2009 tetap bikin penasaran.

Desain bodinya tetap menitikberatkan pada aerodinamis. Maklum, R-Six dibuat buat memenuhi selera penggemar motor sport sejati. Tapi desainer Yamaha, tetap memikirkan agar desain fairing-nya mampu membantu proses pendinginan pada mesin.

Makanya pada moncong fairing depan (di tegah headlamp) diberi saluran udara. Dengan sistem cooling mesin pakai radiator, maka saluran udara itu desainnya mengarah pada radiator.

Soal mesin, dengan kombinasi diameter piston 67 mm dan panjang langkah 42,5 mm, maka wajar bila mesin 599 cc, DOHC, inline 4 silinder dan 16 klep punya R-Six mampu melontarkan tenaga sebesar 129 dk/14.000 rpm. Sementara torsi yang dapat diraih bisa mencapai 65,8 Nm/11.000 rpm.

Oh ya, dari mulai R-Six 2008 ada sedikit ubahan pada desain kubah piston. Terutama coakan buat klep inlet dan exhaust. Dari sedikit ubahan itu, rasio kompresi yang semula 12,8 : 1 naik jadi 13,1 : 1.

Twin-injection pada sistem pasokan bahan bakar R-Six yang sudah injeksi, membuat suplai bahan bakar gak bakalan kelabakan meski mesin digeber pada rpm paling tinggi sekalipun. Selain itu, ada juga perangkat yang disebut Yamaha Chip Controlled Intake (YCC-I).

Komponen ini disambung ke ECU buat optimalisasi power sesuai putaran mesin yang ada. Bersama dengan the fly-by-wire YCC-T (Yamaha Chip Controlled Throttle) system, YCC-I sudah diperkenalkan sejak model pada tahun sebelumnya.

Selain mesin, hal yang fenomenal pada R-Six adalah soal pembaruan pada sasis. Dengan pakai deltabox berbahan aluminium dan penempatan mesin yang pas, membuat getaran yang ditimbulkan mesin 600 cc tidak mempengaruhi stabilitas R-Six.

Di swing arm juga ada pembaruan dan yang dilakukan Yamaha pada bagian tersebut, membuat R-Six lebih nyaman saat diajak rebah melibas tikungan.


Paling akhir, ubahan pada sasis adalah subframe. Dengan bahan magnesium alloy, maka bagian itu jadi lebih ringan namun tetap kuat dan stabil buat menahan beban boncenger.

Tertarik membesut R-Six 2009 di jalanan Indonesia? Gak usah bingung, dealer moge Biker Plus menawarkan dengan harga 12.000 dollar AS alias Rp 128.820.000 (per dolar Rp 10.735).

Nissan GT-R Spec V


Si Beringas lahir kembali. Ajang Tokyo Auto Salon, Januari lalu memperlihatkan karakter Nissan GT-R Spec V. Perlu adrenalin berlebih untuk menikmati GT-R Spec V agar performa aslinya keluar. Dirasa masih kurang, Nissan Motor Ltd, Jepang memodifikasi secara resmi agar sportcar yang banyak dipakai drifting ini tampil lebih segar. Saking spesialnya, GT-R Spec V hanya dijual di 7 dealer Jepang yang ditunjuk langsung oleh Nissan Motor.

Walau tanpa ubahan di sektor mesin, namun Nissan membuat program diet ketat dan pembenahan bagian suspensi. Prinsipnya, dengan mengurangi bobot tentu mesin tak perlu susah payah membawa beban berat kan. Kali ini Nissan mengincar pembeli yang menginginkan rasa mobil balap, namun tetap memenuhi asas legalitas jalan raya. Total sekitar 100 kg hilang dibanding GT-R standar. Angka yang cukup baik mengingat dengan beban sebesar itu bisa mempengaruhi waktu hingga beberapa detik saat berlaga di sirkuit.

Mesin sangar VR38DETT berkapasitas 3.799 cc dilengkapi turbo ganda sudah dirasa mencukupi. Part baru yang terpasang ialah exhaust system yang kini terbuat dari titanium. Namun, ada trik tersembunyi saat turbo nge-boost. Pada dasbor kini tersedia tombol manual untuk ekstra boost yang akan menambah torsi. Selama 80 detik, tubuh pengemudi tersandar di jok oleh dorongan 480 dk dari mesin yang kemudian akan non-aktif dengan sendirinya.


Kemungkinan ini bertujuan agar komponen mesin tetap awet. Apalagi merasakan torsi sebesar 580 Nm di putaran mesin 3.200 rpm saat berakselerasi di tarikan awal. Hasil tenaganya tersalur keseluruh roda lewat transmisi otomatis GR6, 6 percepatan yang dilengkapi kopling ganda. Efeknya tentu tak ada lagi gejala hilang tenaga atau putaran mesin yang menurun saat perpindahan gigi.


Mengemudikan sport car pasti memerlukan suspensi mumpuni. Sistem suspensi independent double wishbone di depan, dan independent multilink di belakang masih sama. Hanya saja sekarang terpasang sokbreker adjustable Bilstein dengan karakter yang lebih agresif. Rasa berkendara dipastikan lebih kaku khas sportcar. Tak perlu ragu pula membejek GT-R Spec V karena tersedia rem baru dari bahan karbon keramik berdiameter 390 mm di depan, dan 380 mm di belakang. Bahan keramik yang dipakai membuat rem tak akan kehilangan performanya saat dipaksa bekerja ekstra keras.


Jok depan model bucket juga dari Kevlar buatan Recaro yang sudah enteng, terbantu dengan hilangnya jok belakang. Sekarang tak bisa lagi mengajak lebih dari 1 teman untuk bergaul. Kini hanya terlihat penutup jok dari bahan kulit. Kevlar juga menghiasi bagian seperti konsol penyimpanan di belakang tengah, panel instrument, dan trim pintu. Terasa pas saat menikmati aura kencang dibalik setir.

Ciri khas lain dari GT-R Spec V adalah bagian rodanya. Nissan Motorsport (Nismo) bekerja sama dengan Rays Engineering, membuat pelek racing 20 inci yang khusus hanya terpasang di GT-R Spec V. Dibalut ban Bridgestone Potenza RE070R run-flat tires ukuran 255/40ZRF20 untuk depan, dan 285/35ZRF20 di belakang, menjamin handling stabil kala menikung.

Salah satu yang menjadi kekurangannya mungkin ada di harganya. Dilepas sekitar Rp 2 Miliar di Jepang, GT-R Spec V lebih mahal hampir 2 kali lipat dari GT-R standar. Dengan perbedaan di bagian interior, eksterior dan kaki-kaki. Sepintas GT-R Spec V hampir tak memberikan perbedaan mencolok. Namun untuk sebuah sport car, GT-R Spec V menjanjikan kenikmatan berkendara!


Kendati krisis ekonomi melanda industri otomotif, ternyata produsen mobil terus saja menawarkan mobil supermahal dan diproduksi dalam jumlah terbatas. Paling akhir adalah dari Mercedes-Benz (MB).

Perusahaan mobil mewah terkenal asal Jerman itu kemarin baru saja merilis New SLR Stirling Moss: mobil superroadster tanpa atap, tanpa kaca depan, dan hanya bisa ditumpangi satu orang plus pengemudinya. Harganya 750.000 euro! Kalau dikonversi ke mata uang kita, nilai nominalnya menjadi Rp 11.687.508.732. Wuaaah...

Kalau sudah begini, dipastikan akan menggeser posisi Ferrari Enzo sebagai mobil nomor dua dari 10 mobil termahal di dunia saat ini.
Karena harganya supermahal itu, MB mengincar pembeli yang merupakan orang-orang superkaya, ‘gila’, dan punya nyali tancap gas, sekaligus ingin merasakan kecepatan mobil balap seperti Formula.

Hanya 75 Unit

Sebagai mobil supermahal, MB tidak membuat SLR Stirling Moss secara massal. Menurut perusahaan tersebut, mobil yang menggabungkan unsur desain klasik dan modern ini hanya akan diproduksi 75 unit. Tidak lebih! Pembuatannya dimulai Mei tahun depan atau diproduksi antara Juni dan Desember 2009. Berminat?
Bisa jadi muncul pertanyaan dari sebagian dari kita: Apanya sih yang membuat mobil ini dihargai begitu mahal?

Unsur yang menyebabkan mobil ini supermahal, antara lain, teknologi dan jumlahnya yang terbatas, nama Stirling Moss sebagai legenda balap, dan eksklusivitas di jajaran mobil super-elite.

Dari segi kemampuan, SLR Stirling Moss termasuk hebat. Sumber penggeraknya adalah mesin V8 yang menghasilkan tenaga 650 PS dengan kemampuan dikebut dari 0-100 km/jam hanya 3,5 detik. Tambahan lain, kecepatan tertingginya 350 km/jam.

MB sangat membanggakan SLR edisi khusus ini. Pasalnya, saat ini belum ada mobil produksi lain yang tampil dengan konsep seekstrem ini. Bagi MB, mobil ini dipersembahkan sekaligus menghormati prestasi hebat yang dicapai oleh pembalap legenda Inggris, Stirling Moss.

Kemenangan demi kemenangan yang diraih Stirling Moss—terutama pada 1955—menggunakan Mercy SLR. Bahkan dengan mobil tersebut, Stirling Moss sampai saat ini masih memegang rekor Mille Miglia dengan rekor waktu 10 jam 7 menit 48 detik.

Sebelumnya pada 1950, Mercy SLR300 juga memenangkan berbagai balapan, antara lain Eifel, Targa Florio, dan Tourist Trophy dengan ‘sopir’ tak kalah fenomenal, Manuel Fangio dan Karl Kling.

“New SLR Stirling Moss menggabungkan karakter SLR sekarang dengan kehebatan SLR 1955,” begitu umbar MB dalam rilisnya.

Bodi ‘Stand Slone’

Nilai sesungguhnya dari SLR baru ini adalah desainnya yang baru, teknologi yang inovatif, dan menggunakan material ‘highclass’. Silver Arrow baru tidak lagi dilengkapi atap dan kaca depan. Hanya ada dua deflektor angin dengan ketinggian beberapa sentimeter untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari terpaan udara saat meluncur pada kecepatan tinggi, terutama di trek lurus.

Di belakang pengemudi dan penumpang ada dua corong udara yang disatukan pada bodi. Bagian ini ditugaskan sebagai pengaman atau roll bar. Dengan konsep ekstrem inilah MB berani mengatakan SLR Stirling Moss berbeda dibandingkan dengan mobil sport kelas atas atau elite lainnya.

Seluruh bodi SLR Stirling Moss dibuat dari serat karbon ringan dengan konsep desain “stand alone”. Para desainer MB yang dipercaya menangani mobil ini diminta fokus memperhatikan satu komponen saja sehingga diperoleh hasil kerja yang sempurna.

Jadi, wajar saja MB menggunakan mobil ini sebagai simbol status, gengsi sebagai produsen mobil hebat di dunia, karena bagaimanapun, SLR yang mereka buat pada 1950-an, sekarang masih dianggap sebagai ikon oleh para desainer mobil dunia.

SLR Stirling Moss dirancang dengan bentuk panah, kap mesin yang panjang, dan bagian belakang yang berotot. Karena tidak ada kaca depan, eksterior dan interior jadi menyatu. Kap mesin juga menjadi bagian interior. Sosok mobil ini tampak ramping. Bahkan ketika diam, mobil sport ini memancarkan dinamika sport yang sangat kuat.

Ditambahkan oleh MB, mobil ini mengabungkan gaya tradisional dan modern. Sayap dengan kontur bertenaga. Juga ada ‘insang’ ventilasi yang dicat hitam berada di bodi samping, sedangkan kap mesin dirancang untuk menampilkan kembali sosok legenda SLR ‘jadul’.

Penampilan lampu dengan teknologi masa kini digabungkan dengan garis-garis ekpresif untuk menambah kesan dinamis. Skirt samping dipasang pada posisi sangat tinggi, sedangkan kedua pintu membuka dengan bergerak ke arah depan.

Perlengkapan tambahan mobil ini dua tonneau (dibaca: ta’-no) untuk menutup kabin pengemudi dan penumpangnnya. Bila tidak digunakan, tonneau disimpan di bagasi. Cukup menarik, ketika kedua tonneau dipasang dan pintu ditutup, SLR Stirling Moss adalah sosok atau sebuah karya seni ukur yang hebat.

Menjaga keaslian

Untuk menjaga eksterior tetap asli, interior dibiarkan terbuka dan tidak banyak pernak-perniknya. Permukaan yang menonjol pada panel instrumen dan pintu dibuat dengan daya tarik khas untuk menciptakan resonansi kesempurnaan.

Materi yang digunakan juga berkualitas tinggi, antara lain serat karbon, aluminium, dan kulit. Pelat aluminium digunakan untuk mencantumkan tanda tangan Stirling Moss yang dibuat dengan seni ukir tingkat tinggi dan ditaruh pada panel tuas transmisi.

Konsep lain yang diaplikasikan adalah aerodinamika dengan kolong tertutup dan difuser di bumper belakang. Difuser dimanfaatkan untuk memperoleh downforce atau daya cengkeram ban secara maksimum pada permukaan jalan. Khusus untuk Stirling Moss, ukuran difuser-nya lebih besar.

Untuk memastikan rem bekerja efektif, MB melengkapi SLR ini dengan rem angin (airbrake) yang dapat dioperasikan secara manual. Rem angin juga berfungsi menambah daya pengereman bila mobil melaju di atas 120 km/jam sekaligus bertugas menjaga stabilitas!


Nissan GT-R punya citra sendiri di kalangan pencinta mobil sport. Media Jepang memberinya label sebagai salah satu mobil sport paling mistis. Pasalnya, Honda dan Toyota tidak bisa mendekati daya tarik dan “keindahan” mobil ini.

Media khusus mobil Jepang menambahkan, Nissan GT-R tidak bisa lagi disebut sebagai mobil sport dalam keluarga Skyline. Mobil ini punya kelas sendiri dan menjadi ancaman supercar buatan Eropa.

Pernyataan itu sah-sah saja. Buktinya, meski versi terbaru Nissan GT-R belum dipasarkan di Eropa—diperkirakan musim semi tahun depan—tetapi konsep modifikasinya telah dirilis oleh Cobra Technology, Jerman.

Dua paket
Untuk ini, Cobra menawarkan dua paket performa mesin, yaitu 550 PS atau 620 PS. Keduanya dinamakan COBRA N+. Standar pabrik, tenaga mesin 485 PS dengan sistem penggerak 4 x 4 permanen.

Modifikasi ekstensif yang dilakukan divisi Cobra Technology & Lifestyle khusus untuk Nissan disebut COBRA N+. Hasil kilikan tahap pertama para insinyur Cobra terhadap mesin GT-R, tenaga meningkat menjadi 550 PS dan torsi 680 Nm.

Untuk mendapatkan hasil tersebut, komputer mesin diprogram ulang, tekanan turbo dinaikkan sampai 0,15 bar, saluran isap dimodifikasi dan harus menggunakan filter udara sport. Di samping itu juga digunakan sistem pembuangan COBRA N+ ‘free-flow’ yang dibuat dari stainless yang kuat plus katalis logam.

Dengan hasil modifikasi dari COBRA N+, GT-R akan mampu melalukan sprint dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,5 detik dan kecepatan tertinggi 320 km/jam.

Versi balap
Untuk versi balap, COBRA N+ mampu meningkatkan tenaga mesin sampai 620 PS dan torsi maksimal 800 Nm. Juga ada kilikan pada suspensi yang menghasilkan karakter sport. Penggantian lain adalah roda dan rem dari model untuk paling top dari GT-R. Untuk Cobra menggunakan velg khusus yang sangat ringan, 21 inci dan terpasang sempurna di dalam fender.

Pergantian komponen lain adalah kaliper rem dengan delapan piston, piringan rem berdiameter 405 mm pada roda depan. Suspensi dengan masih mengunakan koil dan mampu mengasilkan pengendalian yang sangat mantap dan dilengkapi dengan setelan ketinggian dan kekerasan peredaman.


Modifikasi atau custom versi Cobra dilengkapi dengan apron depan dan air dam yang besar. Komponen aerodinamis ini akan mengurangi gejala mobil ‘mengapung’ dan sekaligus membantu mendinginkan radiator dan rem depan.

Panel rocker memastikan udara mengalir optimal antara lengkungan roda depan dan belakang. Di belakang ditambahkan apron, difuser, dan airfoil berukuran besar. Tak kalah menarik adalah hiasan khusus COBRA N+ Speed dan Strip untuk meningkatkan aksentuasi mobil sport pada Nissan GT-R.

Untuk interior, ditawarkan dua opsi. Versi mewah, dengan jahitan khusus untuk jok dan pintu berupa kombinasi kulit kualitas tinggi dan Alcantra plus kokpit balap yang dibuat dari serat kabon, sabuk pengaman enam titik, dan pelindung roll-bar.


Sekalipun lagi diterpa badai kesulitan dana, Ford meluncurkan Focus RS 2009. Menariknya, sedan yang jadi andalan di ajang reli dunia ini diproduksi beberapa bulan setelah konsepnya pertama kali dipajang di British Motor Show.

Dari segi tampilan, sedan hatchback ini memiliki beberapa perbedaan dengan Focus generasi sebelumnya. Eksteriornya tampak lebih sporty dengan gril berkelir hitam dan di bawahnya rongga udara yang besar.


Pada bagian belakang, sayap mengadopsi dari mobil reli, hanya ukurannya lebih kecil. Terus, pada bagian bawah terdapat diffuser yang ujung kiri dan kanannya mencuat knalpot. Tampilan kian gagah didukung keempat roda menggunakan velg 19 inci.

Sementara itu di interior, kesan sedan sport sangat kental berkat kedua jok depan semi-backet dari Recaro ditambah panel di dasbor bernuansa serat karbon serta tongkat persneling dari aluminium.

Bagaimana dengan tenaga? Ford Focus RS ini bermesin 2.500 cc 5 silinder dilengkapi turbocharger dan mempunyai tenaga maksimum 296 dk. Dari hasil tes, kecepatan maksimum bisa mencapai 257 km/jam. Dan untuk akselerasi dari 0 sampai 100 km/jam ditempuh hanya 5,9 detik.

Layaknya sebuah mobil sport, Focus ini juga memakai limited-slid differential, dibekali suspensi sport, dan perangkat rem yang mumpuni mengingat tenaga mobil yang besar.

Untuk di Inggris, Focus RS 2009 ini sudah mendapat order sekitar 1.500 unit dan harga satu unitnya sekitar Rp 400 juta (25.000 pound dengan kurs Rp 16.000).

Honda Civic Mugen RR 2008 yang kemunculan pertamanya di Tokyo Motor Show 2007, kini bisa dilihat langsung di Indonesia. Si pemilik tak mau disebutkan namanya, dan kehadirannya di tanah air ini pun sudah tidak dalam kondisi standar. Paket aerodinamis dari Mugen sudah membaluti seluruh bodi sedan yang hanya diproduksi 300 unit di seluruh dunia ini.


Coba cermati betul bagian depannya. Mulai dari bumper depan dan kap mesin mobil seharga 30.750 dolar AS ini bermaterialkan serat karbon beneran, lho. Dengan air dam superlebar dan air scoop pada engine hood menambah citra sedan ini racing tulen.

Itu beru depan! Mari kita pindah ke belakang. Bokong Red Bold Geisha yang semok menjadi perhatian. Sayap superlebar juga bermaterial serat karbon, bukan sekedar gaya. Jelas, desainnya itu berpengaruh pada daya cengkeram yang dikolerasi dengan rear air diffuser, sehingga menjadi stabil.

Makin sangarnya, pemakaian knalpot ganda dari Mugen yang berdiameter 5 inci membuat suara Geisha kian sangar dan memacu adrenalin. Lalu, perhatikan lampu stop yang menyatu dengan rear air diffuser. Lampu LED yang diaplikasi dari Civic Mugen RR ini mengadopsi teknologi F1. Kalau dihitung terdapat sekitar 42 lampu LED.

Mugen sengaja mengaplikasi lampu stop ala F1, selain menegaskan aura sedan kencang, tuner yang bermarkas di Saitama, Tokyo juga mengutamakan safety. Boleh ditiru oleh para pemodifikasi domistik.

Bodi sudah dipermak bahkan kesan sedan kencang pun sudah ditonjolkan. Bagaimana dengan mesinnya? Aroma mobil balap terpancar begitu kap mesin dibuka. Ternyata, nggak cuma bodi yang dibaluti serat karbon, tapi juga dapur pacunya.

Kalau mau dibandingkan dengan FD2 konvensional, punya Mugen ini jauh lebih dahsyat.
Paket porting dan polishing, camshaft racing, header, muffler serta ECU oleh Mugen membuat mesin yang memiliki torsi 218Nm/7.000 rpm bisa dibejek sampai 200 km/jam dengan mudah.

Karena tenaga dapur pacu sudah didongkrak, mau tak mau suspensi juga dibenahi agar kala manuver di tikungan tetap stabil. Mugen memasok sistem suspensi yang mampu meredam keganasan Geisha.

Saat diajak bermanuver, pengemudi sangat yakin bisa membetot tenaga Civic ini. Keyakinan ini didukung faktor safety yang bagus, terutama dari jok Mugen yang terbuat dari bahan serat karbon dengan desain racing.Plus sistem penghenti laju yang ditanam dari merek Brembo.


HONDA CBR 1000RR ABS merupakan penerus CBR 600RR yang juga telah menggunakan sistem rem Anti-lock Breaking Sistem (ABS). Sebuah sistem yang dikontrol secara elektronik sehingga roda tidak mengunci ketika di rem mendadak.

Biasanya sistem ini diterapkan pada mobil. Karena itu Honda mengklaim sistem ini merupakan aplikasi terbaik untuk piranti balapan. Berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan sejumlah pembalap profesional Honda, sistem ABS ini perlu disempurnakan. Karenanya diharapkan CBR 1000RR ini bisa menjawab hal itu.

Generasi terbaru CBR ini dibuat dalam rangka perayaan 50 tahun Honda racing. Namun demikian belum jelas mengenai spesifikasi motor ini. Bisa jadi sama dengan saudaranya 600RR ABS.

Honda menyediakan beberapa tipe CBR 1000RR ABS, yakni HRC Edition dan Repsol Race Replica Edition.

Tahun 2008 ini, media Fastest Car membuat data mobil-mobil termahal. Dari banyak mobil yang telah diteliti, terpilih 5 mobil paling mahal sedunia, dengan puncaknya sebuah mobil Bugatti Veyron 16.4 berharga USD 2 juta atau nyaris Rp 20 miliar. Berikut daftar kelima mobil termahal tersebut.


1. Bugatti Veyron 16.4 Pur Sang
Mobil ini diproduksi oleh salah satu anak usaha Volkswagen Group dan juga pemegang rekor mobil tercepat di dunia. Nama Veyron diambil darai nama pembalap Prancis Pierre Veyron yang pada tahun 1939 memenangi ajang balap 24 Hours of Le Mans. Badan mobil ini terbuat dari serat karbon. Hebatnya, Bugatti membiarkannya tanpa cat, hanya dilapisi alumunium yang menjadi mantel luarnya. Bugatti hanya memproduksi mobilnya ini 5 buah.
Harga : USD 2.000.000 atau sekitar Rp 19,8 miliar.
Tenaga mesin : 1001 hp
Akselerasi ke 60 mil : 2,5 detik
Kecepatan tertinggi : 412 km/jam

2. Lamborghini Reventon

Nama Reventon diambil dari nama banteng jagoan milik keluarga Don Rodriguez yang menguasai arena adu banteng di Spanyol pada era 1940-an. Pilihan yang mungkin tak salah. Dari sisi performa, Lamborghini ini memang jagoan selain eksklusif tentunya, karena hanya dibuat 20 biji untuk seluruh dunia.
Harga : USD 1.400.000 atau Rp 13,7 miliar
Tenaga mesin : 650 hp
Akselerasi ke 60 mil : 3,4 detik
Kecepatan tertinggi : 340 km/jam

3. Koenigsegg CCX
CCX adalah pengembangan dari model CC8S dan CCR. Rangka berikut badannya terbuat dari fiber karbon dengan berat tottal 1,1 ton. Desain Koenissegg CCX sudah menampilkan citra mobil modern
Harga : USD 695.000 atau Rp 6,8 miliar
Tenaga mesin : 850 hp
Akselerasi ke 60 mil : 3,2 detik
Kecepatan tertinggi : 395 km/jam

4. SSC Ultimate Aero
Mobil ini luar biasa dari sisi mesin. Dengan berat setara dengan VW Beetle, SSC Ultimate Aero dilengkapi dengan mesin 1183 hp V8. Dengan mesin seperti itu, mobil ini memegang rekor mesin mobil dengan tenaga terbesar (dalam batas legal emisi) di dunia. Kelemahan dari sisi desain yang terkesan jadul, bisa lah diabaikan.
Harga : USD 675.000 atau Rp 6,6 miliar
Tenaga mesin : 1183 hp
Akselerasi ke 60 mil : 2,8 detik
Kecepatan tertinggi : 400 km/jam

5. Spyker C12 Zagato
Mobil ini cuma dibuat 24 unit di seluruh dunia. Mobil ini mengawinkan dua nama besar dalam dunia otomotif, grup desain Zagato dan pembuat sassis jempolan C12. Spyker C12 Zagato menampilkan kesan tajam dan aerodinamis dari semua sudut.
Harga : USD 650.000 atau Rp 6,3 miliar
Tenaga Mesin : 500 hp
Akselerasi ke 60 mil : 3,8 detik
Kecepatan tertinggi : 320 km/jam



Tak hanya Ferrari California yang habis dipesan, lebih dari 100 orang juga telah mengajukan pemesanan mobil termahal di dunia Aston Martin One-77. Padahal Aston hanya memproduksinya sebanyak 77 unit, sesuai dengan namanya.


Kondisi ini semakin membuktikan bahwa, krisis keuangan tak mempengaruhi kalangan elit untuk memiliki mobil-mobil yang tak hanya salah satu tercepat yang pernah diproduksi secara masal, namun juga termahal.

Mobil yang mampu melahap kecepatan hingga 320 km/jam ini, dibanderol dengan harga 1,2 juta poundsterling atau sekira Rp20,5 miliar (1 poundsterling = Rp17.127). Angka ini menempatkanya sebagai mobil sport versi produksi masal termahal di dunia saat ini. Aston Martin One-77 mengalahkan Bugatti Veyron yang dipasarkan seharga 800.000 poundsterling atau sekira Rp13,68 miliar.

"Permintaan yang banyak ini mengejutkan kami," ungkap Marek Reichmann, pimpinan tim desain Aston Martin seperti dikutip harian The Sun. One-77 dilengkapi dengan mesin 7.0 liter V12 dengan sasis serat karbon dan bodi alumunium. Material ringan tersebut, turut menyumbang kemampuan akselerasinya.

Menurut pihak Aston, mobil yang diluncurkan pada Paris Motor Show 2008 ini, akan dikirimkan kepada konsumen yang telah membayar deposit sebesar 200.000 poundsterling. Pengiriman akan dilakukan mulai musim gugur tahun depan.

Nampaknya Aston ketiban untung dengan penamaan One-77. Menurut Reichman, penyematan 77 tak memiliki arti yang mendalam. Saat menamakan, Aston hanya yakin bahwa 77 merupakan angka kembar yang menguntungkan.



Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Blogger Template by Blogcrowds